Baitul Arqam Guru dan Karyawan Mu’allimaat di Sleman, Sukses

Rabu, 20 Desember 2017
baitul-arqam-guru-dan-karyawan-mu’allimaat-di-sleman-sukses

              Selama dua hari (sabtu-ahad, 16-17 Desember 2017) guru dan karyawan Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta mengikuti kegiatan Baitul Arqam. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Savita Garden Inn yang terletak di kabupaten Sleman. Hotel dua lantai yang sejuk tersebut dipenuhi oleh peserta Baitul Arqam yang berjumlah 117 orang.

               Di hari pertama sejak pukul 06.30 WIB peserta sudah berkumpul di jln. K.H.Dahlan. Pukul 07.10 WIB seluruh peserta dalam perjalanan menggunakan dua bis menuju Hotel Savita Garden Inn. Pukul 08.00 WIB peserta sudah sampai dan segera menuju ruang aula untuk mengikuti acara pembukaan. Acara dibuka dengan kata sambutan dari ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Madrasah Mu’allimin-Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Bapak Agung Danarto. Dalam sambutannya beliau mengajak seluruh guru dan karyawan Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta untuk selalu berinovasi untuk menjawab tantangan zaman. Setelah pembukaan di tutup acara memasuki materi I yang di sampaikan Bapak Dr.Abdul Mu’thi, M.Pd. yang merupakan ketua BAN sekaligus salah satu wali murid Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta. Beliau menyampaikan materi Karakteristik Manhaj Gerakan Muhammadiyah. Menurut beliau orang Muhammadiyah tidak cukup menjadi orang baik, tetapi harus menjadi orang yang mengajak pada kebaikan. Mu’allimaat merupakan pembaharuan. Saat Mu’allimaat didirikan belum ada jenis sekolah untuk perempuan, oleh karena itu semangat pembaruan harus terus ditingkatkan. Materi I di tutup dengan diskusi tanya jawab sampai pukul 11.45 WIB. Selanjutnya peserta istirahat sholat dan makan siang.

               Materi II dilaksanakan pada pukul 12.30 WIB. Narasumber yang didatangkan adalah Bapak Syakir Jamaludin, S.Ag,.M.A. yang menyampaikan materi tentang hadis-hadis dhoif di sekitar amalan yaumiah warga Muhammadiyah. Beliau menyampaikan ada beberapa hadis seputar ibadah yang kontroversi. Misalnya saja ketika para ulama berbeda pendapat mengenai cara duduk tahajud. Narasumber juga memberikan penyimpulan tentang hadis yang sebaiknya diikuti oleh warga Muhammadiyah yang merupakan hasil kajian cendekiawan Muslim Muhammadiyah secara bersama-sama dan disepakati oleh Majelis Tarjih Muhammadiyah. Setelah diskusi materi II selesai pukul 14.30 WIB, peserta diepersilahkan menikmati coffe break dan menunaikan sholat ashar.

               Pukul 15.30-17.30 WIB acara memasuki Materi III yang di sampaikan oleh bapak Dr.H. Fuad Zein, M.A. Beliau menjelaskan tentang fatwa-fatwa kontemporer Majlis Tarjih Muhammadiyah mengenai rokok, cadar, dan riba. Meskipun sudah sore tetapi peserta banyak yang bertanya. Selesai tanya jawab peserta di perbolehkan untuk istirahat sholat dan makan.

               Pukul 19.30 WIB materi IV sudah dimulai. Pembicara yang diundang adalah Bapak Prof.dr.H. Zainal Muttaqin Sofro, AIFM., Sport Cire. Beliau adalah dokter sekaligus dosen UGM. Peserta sesekali tertawa saat beliau menjelaskan Fathul Qulub dengan merefleksikan Al-Quran dalam kehidupan. Beliau menjelaskan dengan cara memadukan ilmu agama dengan ilmu kedokteran dan sering menyelipkan kalimat yang lucu. Pukul 21.30 WIB acara hari pertama selesai.

               Pukul 03.00 WIB (Ahad,17 Desember 2017) peserta sudah bangun untuk menunaikan Qiyamullail yang kemudian dilanjutkan sholat subuh. Pukul 05.00 WIB peserta sudah bersiap untuk melakukan outbond di halaman depan Hotel Savita Garden Inn. Pukul 07.30 WIB outbond selesai, peserta segera menyantap sarapan yang sudah di siapkan dan bersiap untuk mengikuti materi terakhir.