Siswi MTs. Muallimaat Muhammadiyah Lakukan Kemah Dakwah

Minggu, 08 April 2018
siswi-mts-muallimaat-muhammadiyah-lakukan-kemah-dakwah

Ahad (8/4) bertempat di Papajo jalan Parangtritis Km. 17.5 sebanyak 425 siswi Madrasah Tsanawiyah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta melaksanakan kegiatan camping Bersama. Pelaksanaan camping kali ini dikhususkan untuk Purwa dan Madya. Purwa untuk kelas I yang terdiri dari 24 regu dan Madya untuk kelas II terdiri dari 23 regu.

 

Rr. Ninik Barokatul Hasanah, S.Pd.I. selaku Pelatih Hizbul Wathan Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta menjelaskan bahwa tujuannya dilaksanakannya kegiatan ini untuk melatih siswi-siswi supaya mempunyai mental yang teruji, mengetahui kehidupan alam dan para siswi nantinya akan masak sendiri dengan perkebalan yang sudah disiapkan per kelompok dan nantinya disana mereka akan memenej bahan makanan untuk kelompoknya

 

“Camping kali selain kegiatan survival juga ada kegiatan Bahasa, outbond, wide game dan pentas seni “ lanjut Ninik dalam keterangannya. “Para pelatih didampingi oleh siswi-siswi Dewan Kerabat dan sudah dibekali sebagai asisten pelatih, kegitan ini berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai dari hari Ahad-Selasa, 8-10 April 2018.

 

Menurut Halimah kelas V MAK yang tergabung dalam Dewan Kerabat berjumlah 14 orang yang bertugas mendampingi adik-adik kelasnya dalam kegiatan camping kali ini memaparkan bawah untuk persiapan barang-barang kami dari Dewan Kerabat sudah terbiasa, yang kami harus persiapkan adalah mental dan kesiapan mendampingi kegiatan kemah. “ Tema camping kali ini adalah kemah dakwah dan mental, mendampingi adik-adik kelas kami dan memberikan penjelasan kepada mereka tentang kepanduan, ketangkasan, kebangsaan dan keagamaan.

 

Lain lagi Mutiara Zulfa Khairunnisa VIII E sebagai peserta camping Madya mengatakan bahwa pada kegiatan camping kali ia dan kelompoknya mengaku lebih siap karena sudah mempunyai pengalaman sebelumnya waktu kelas camping Purwa (kelas 1) selain mempersiapkan keperluan pribadi, keperluan kelompok juga sudah kami persiapkan seperti terpal, tali padu, semaphore.

 

“kami mempersiapkan baju/pakaian ganti dalam satu plastik, supaya mudah dan mengantisipasi kalau turun hujan” terang Mutiara. “selain itu persiapan yang dilakukan tergantung masing-masing pribadi seperti membawa minyak kayu putih, obat pilek dan obat lainnya, yang paling penting adalah pandai-pandai mengatur waktu, jangan sampai menyia-nyiakan waktu” tambahnya semangat.