Pendidikan Toleransi Dan Perdamaian

Sabtu, 02 Juni 2018
pendidikan-toleransi-dan-perdamaian

Yogyakarta, 31 Mei 2018 - Bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadhan 1439 H, Peace Generation Indonesia mengadakan PeaceSantren pertama di Yogyakarta, 1-3 Juni 2018. Sebagai upaya menanamkan nilai - nilai perdamaian dalam merawat masyarakat yang damai sejak dini, Diprakarsai oleh beberapa Agent Of Peace dari Peace Generation yang berdomisili di Yogyakarta serta bekerjasama dengan Young Interfaith Peacemaker Community, PeaceSantren kali ini akan dilaksanakan  di Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta.

Kegiatan serupa Pesantren Kilat ini akan diikuti oleh puluhan peserta terdiri dari siswa SD hingga SMP berusia 9 - 14 tahun. Membawa konsep pendidikan yang menyenangkan, PeaceSantren kali ini dirancang agar peserta tidak hanya peaceful namun juga faithful dan juga semakin respectful sehingga generasi muda bangsa akan diajak untuk memiliki karakter yang ber Akhlak mulia, terbuka, dan toleran sebagai identitas Islam Rahmatan Lil Alamin.

Adapun aktifitas yang dilakukan yakni; Memahami pesan Nabi SAW tentang kasih sayang, menanamkan 12 Nilai Perdamaian, sharing dengan orang berkebutuhan khusus, Tahfidz ayat perdamaian, community service dengan berbagi kepada masyarakat tanpa melihat status ekonomi, ras, ataupun golongandan latihan menjadi “Pahlawan Anti Bully”.Ditanya tentang alasan diadakannya kegiatan ini, Fathya Fikri Izzuddin selaku salah satu panitia menjawab “Acara ini lahir dari pentingnya proses pemahaman nilai-nilai pada generasi muda untuk dapat merawat lingkungan masyarakat yang aman dan damai melalui momen Ramadhan sebagai madrasah bagi Ummat Islam”.

Selain 12 nilai perdamaian, nilai spesial yang coba ditekankan pada PeaceSantren kali ini adalah “Respect” atau menghormati, yakni  Respect kepada Allah, Respect kepada orang lain, Respect kepada benda/ hal, dan Respect kepada lingkungan. Linta Ulinnuha Bahraine, yang juga merupakan panitia PeaceSantren Yogyakarta 2018 berharap para peserta dapat menyebarkan cinta dan kasih terhadap semua “PeaceSantren ini akan mengajarkan nilai-nilai perdamaian serta Respect yang diambil dari nilai-nilai Islam sebagai komitmen generasi muda muslim untuk memaparkan cinta dan kasih”.

untuk diketahui, Irfan Amalee selaku founder dari Peace Generation Indonesia akan hadir dan menjadi salah satu narasumber pada sesi Sharing perdamaian. Setelah PeaceSantren seluruh peserta diharapkan dapat menjadi Agent – Agent Of Peace di lingkungan masing – masing baik itu keluarga, pertemanan, serta masyarakat yang lebih luas. (Ahmad)