Meriahnya Pawai Budaya Peringatan Milad Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta dan Milad Muhammadiyah

Senin, 26 November 2018
meriahnya-pawai-budaya-peringatan-milad-madrasah-mu’allimaat-muhammadiyah-yogyakarta-dan-milad-muhammadiyah

Ahad (18/11/2018), Madrasah Mu’allimaat Muhamamdiyah Yogyakarta mengadakan pawai budaya untuk memperingati milad Madrasah Mu’allimaat Muhamamdiyah Yogyakarta ke 100 tahun dan Milad Muhammadiyah ke 106 tahun. Peserta pawai budaya yang berjumlah 1208 orang adalah guru, karyawan dan siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta. Kemeriahan tampak dari kostum yang digunakan peserta yaitu menggunakan busana daerah asal masing-masing, seragam Muhammadiyah dan seragam Aisiyah lengkap dengan pernak pernik aksesorisnya.

 Pawai budaya dilakukan mulai pukul 07.30 WIB. Sebelum berangkat seluruh peserta berdoa terlebih dahulu dipandu kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Rute yang dilewati peserta dari Madrasah Mu’allimaat Muhamamdiyah Yogyakarta ke utara menuju jalan K.H. Ahmad Dahlan, jalan Wakhid Hasyim, perempatan Tamansari, Pasar Ngasem, Simpang empat gerjen, jalan Nyai Ahmad Dahlan, jalan K.H. Ahmad Dahlan dan berakhir kembali di Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta. Sepanjang perjalanan rombongan pawai menjadi pusat perhatian pengguna jalan lainnya. Banyak diantara pengguna jalan yang berhenti untuk sekedar melihat atau mendokumentasikan.

Pukul 09.15 WIB, peserta pawai budaya telah kembali ke Madarasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta. Panitia membagikan snack dan minuman untuk dinikmati peserta di tempat duduk yang telah disediakan. Pawai budaya telah usai dilakukan dengan lancar.

Momen peringatan milad merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun. Pada tahun ini pawai budaya dilakukan sebagai representasi siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta yang berasal dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Kedepan Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta akan terus melakukan inovasi supaya tetap eksis sebagai pendidik kader ulama, pemimpin dan pendidik pembawa misi gerakan Muhammadiyah abad ke-2.