Persembahan Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta untuk Bangsa dalam Meamsuki Abad Ke-2.

Senin, 26 November 2018
persembahan-madrasah-mu’allimaat-muhammadiyah-yogyakarta-untuk-bangsa-dalam-meamsuki-abad-ke2

Ahad (25/11/2018) bertempat di ruang Siti Baroroh Universitas Aisiyah Yogyakarta (UNISA) Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta mengadakan kegiatan seminar Internasional. Pembicara yang didatangkan pada seminar ini adalah ibu Prof. Dr. Rahmah binti Haji Ahmad Osman dari International Islamic University Malaysia, ibu Prof.Dr. R. Siti Zuhro, M.A. peneliti politik dari LIPI, ibu Prof. Dr. Masyithoh Chusnan, M.Ag ketua PP Aisiyah  bidang pendidikan dasar dan menengah. Turut hadir memberikan sambutan ibu Dra. Siti Noordjannah Djohantini M.M., M.Si ketua umum pimpinan pusat ‘Aisiyah dan bapak Habib Chirzin.

            Seminar dimulai pukul 09.00 WIB. Pembicara pertama adalah ibu Prof. Dr. Rahmah binti Haji Ahmad Osman. Dalam paparannya beliau menyampaikan kiat menjadi pemimpin berdasarkan agama Islam. Meskipun beliau menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Arab namun tidak menjadi kendala bahasa bagi peserta dalam memahami materi yang disampaikan. Pembicara kedua adalah ibu Prof. Dr. R. Siti Zuhro, M.A. mengangkat tema peran perempuan dalam politik kebangsaan. Selama 45 menit beliau menyampaikan pentingnya peran perempuan dalam politik kebangsaan dan tantangan perempuan dalam berpolitik. Pembicara ketiga adalah ibu Prof. Dr. Masyithoh Chusnan, M.Ag. yang menyampaikan peran politik dalam Pendidikan dan politik kebangsaan tinjauan teologis. Pembicara ketiga yang merupakan alumni Madrasah Mu’allimaat Muhamamdiyah Yogyakarta tahun 1971 menyampaikan kedudukan perempuan di empat peradaban besar dan perempuan dalam tinjauan teologis. Selain mengangkat permasalahan ketiga pembicara juga menyampaikan saran terhadap Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta sebagai sekolah pemimpin putri, kader ulama, dan pendidik yang membawa misi Muhammadiyah.

             Seminar internasional ini mengangkat tema “Peran Perempuan dalam Politik Kebangsaan” merupakan rangkaian acara peringatan milad 100 tahun Madrasah Mu’allimin-Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta. Tema seminar sangat pas dengan posisi Madrasah Mu’allimaat Muhamamdiyah Yogyakarta yang merupakan sekolah putri pertama yang didirikan sejak negara Indonesia belum merdeka. Menurut Ibu Dra. Siti Noordjannah Djohantini M.M lulusan Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta yang tergabung dalam Aisiyah telah menjadi bagian sejarah bangsa Indonesia saat menggelar kongres perempuan pertama di Indonesia yang berlangsung di Yogyakarta tahun 1928. Semoga di abad ke 2 Madrasah Mu’allimaat Muhamamdiyah Yogyakarta semakin meningkatkan perannya dalam mendorong perempuan Indonesia dalam politik kebangsaan.