Kalapuna 2019: Pentas Terakhir Sebelum Lulus

Kamis, 27 Juni 2019
kalapuna-2019-pentas-terakhir-sebelum-lulus

 

            Sabtu, (13/04/2019) Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta menggelar perpisahan siswi kelas XII. Seluruh siswi, guru dan karyawan di undang dalam acara tersebut. Tepat pukul 07.00 WIB acara dibuka dengan tari topeng kreasi oleh sekelompok siswi kelas XII. Direktur Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta dalam sambutannya menyampaikan supaya siswi kelas XII yang akan lulus tetap menjaga silaturahmi dan memperjuangkan cita-citanya.

            Kejutan terjadi saat sekelompok siswi kelas XII memainkan alat musik biola, gitar kecil yang disebut cak, piano, bas membawakan lagu keroncong. Penampilan ini mendapat sambutan hangat. Ustadzah Wiwin karyawan keuangan menyampaikan rasa takjubnya, “Kok sekarang mereka bisa keroncongan sih?”

            Di sela-sela acara dilakukan pemutaran video yang menceritakan kehidupan di asrama dan di sekolah Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta. Video lainnya tentang guru dan karyawan Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta. Selama video diputar para  penonton besorak heboh.

            Pukul 10.10 WIB Ustad dan Ustadzah di undang ke depan pentas oleh pembawa acara. Seluruh siswi kelas XII kemudian bersalaman, meminta maaf dan doa kepada Ustad, Ustadzah. Suasana haru tidak bisa dielakkan.

            Acara berikutnya tidak disangka-sangka oleh para penonton. Ustadzah Endang Winarsih S.Pd., guru bahasa Indonesia mengumumkan bahwa persembahan berikutnya adalah penampilan spesial dari para ustadzah. Beliau kemudian memanggil Ustadzah Lu’lu, Ustadzah Muti’atu, Ustadzah Siti Nur Khayati, Ustadzah Nisalia, Ustadzah Nur Jamilatun, dan Ustadzah Puput untuk maju ke panggung. Secara bersama-sama para ustadzah menyanyi bersama.

            Pentas Kalapana 2019 menjadi acara yang akan dikenang oleh seluruh warga Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta. Acara perpisahan adalah acara yang akan mengantarkan siswi kelas XII ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Silaturahmi antara siswi dan warga Mu’allimaat diharapkan terus terjalin. Semoga siswi-siswi kelas XII setelah lulus dapat diterima di universitas sesuai dengan keinginan masing-masing.