Siswi Mu’allimaat Ikut Lomba Duta Pelajar Anti Penyalahgunaan Narkotika Tingkat Kota Yogyakarta

Jumat, 28 Juni 2019
siswi-mu’allimaat-ikut-lomba-duta-pelajar-anti-penyalahgunaan-narkotika-tingkat-kota-yogyakarta

(26/11/2019) Annisa Fitri dan Zahra Rahmalia, keduanya merupakan siswi kelas 2 Madrasah Tsanawiyah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta yang mengikuti lomba duta anti penyalahgunaan narkotika. Lomba yang diadakan oleh kantor Kesbang Kota Yogyakarta bekerjasama dengan BNNK Yogyakarta melalui lima tahap yaitu : mengirim karya tulis, seleksi administrasi, tes tertulis, presentasi karya tulis dan grand final. Lomba ini diikuti 33 utusan sekolah MTs/SMP se-kota Yogyakarta.

            Karya tulis yang berjudul, “Aksi Nyata Pelajar Anti Narkoba” diajukan kedua siswi dalam lomba tersebut. Didalamnya terangkum paparan peran mereka di Mu’allimaat terkait pencegahan narkoba. Aksi nyata yang telah dilakukan keduanya adalah melakukan penyuluhan anti narkotika dengan bekerjasama dengan pihak Madarasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, memasang banner yang bertuliskan anti narkotika dan membagikan stiker tentang anti narkotika. Karya tulis tersebut mengantarkan keduanya meraih penghargaan juara harapan 1.

Penyerahan hadiah diberikan pada tanggal 26 Juni 2019 bertepatan dengan hari anti narkoba internasional. Annisa dan Zahra diundang untuk membawa pulang hadiah uang pembinaan sebesar RP 4.500.000,- dan tropi. Keduanya tampak sumringah berdiri di depan saat penyerahan jadiah bersama dengan siswa-siswa pemenang dari sekolah lain.

            Ustadzah Atun Priyati, M.Pd., guru BK yang mendampingi siswi selama tahapan lomba menjelaskan, “Lomba ini dilakukan sejak awal April 2019. Alhamdulilah Annisa Aulia dan Zahra Rahmalia lolos sampai tahap terakhir yaitu grand final yang berlangsung pada tanggal 29 April 2019”. Lebih lanjut beliau menambahkan keterangan untuk lolos sampai tahap terakhir tidak mudah, karena setiap peserta diuji kemampuannya dalam menulis, presentasi, dan berbicara di depan banyak peserta dan juri lainnya. Semoga keberhasilan ini semakin menekankan pentingnya gerakan anti narkotika di kalangan siswi Mu’allimaat dan masyarakat umum di kota Yogyakarta.