Gerakan Tahfidz Mu’allimaat untuk Amal Usaha Muhammadiyah (AUM)

Selasa, 04 Februari 2020
gerakan-tahfidz-mu’allimaat-untuk-amal-usaha-muhammadiyah-aum

Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta kembali menunjukkan kiprahnya sebagai sekolah pencetak kader pendidik dan pemimpin putri Islam. Hal ini dibuktikan dengan keterlibatan para siswi dalam membantu pelaksanaan kelas tahfidz di SD Muhammadiyah Ngupasan. Kegiatan ini telah berlangsung sejak bulan Desember 2019 setiap hari Jumat dari jam 6 hingga 7 pagi atau sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Siswi Mu’allimaat yang menggerakkan kegiatan ini merupakan perwakilan siswi yang berasal dari asrama tahfidz. Setiap Jumat, secara bergantian sejumlah 20 siswi dikirim untuk mengajar kelas tahfidz di SD Muhammadiyah Ngupasan. Dalam kegiatan ini, para siswa SD Muhammadiyah Ngupasan dibagi menjadi beberapa kelompok dengan 1 tenaga pengajar di setiap kelompok. Adapun kegiatan yang dilakukan diantaranya adalah mengajarkan membaca surat-surat pendek dengan benar, siswa menirukan dan kemudian menyetorkan hafalannya masing-masing. Di setiap akhir sesi, para pengajar mengajak para siswa untuk mengulang kembali hafalan yang sudah mereka hafalkan (muroja’ah).

Alivia Faiza, salah seorang siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta yang mengajar kelas tahfiz ini mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan minat para siswa SD Muhammadiyah Ngupasan dalam menghapal  dan membaca surat-surat pendek dengan baik dan benar.  Selain itu kegiatan ini juga menjadi sarana bagi para siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta untuk mengamalkan dan membagi ilmu yang telah mereka dapatkan baik di Madrasah maupun di asrama.

Program kelas tahfidz ini mendapatkan apresiasi dari kedua pihak sekolah baik dari Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta maupun SD Muhammadiyah Ngupasan. “Pihak sekolah sangat senang dengan adanya keterlibatan siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta dalam program kelas tahfidz ini. Saya berharap siswi Mu’allimaat bisa memaklumi dan bersabar dalam menghadapi para siswa dari SD Muhammadiyah Ngupasan. Semoga kerjasama ini dapat terus berlangsung, mengingat besarnya manfaat positif dari kegiatan ini, “tutur ibu Aprin, salah satu guru agama di SD Muhammadiyah Ngupasan.