Silaturahmi Daring di Masa Pndemi, Mu’allimaat-Orangtua Siswi Kelas 3 Melakukan Zoom Meeting

Senin, 24 Agustus 2020
silaturahmi-daring-di-masa-pndemi-mu’allimaatorangtua-siswi-kelas-3-melakukan-zoom-meeting

(23 Agustus 2020), Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta mengadakan pertemuan virtual dengan orang tua siswi kelas 3 menggunakan aplikasi zoom. Acara berlangsung pukul 09.00-11.30WIB. Wali kelas 3 dan guru BK kelas 3 turut hadir dalam acara tersebut. Ada dua agenda pokok dalam pertemuan tersebut yaitu silaturahmi dan sosialisasi KBM daring tahun pelajaran 2020/2021 yang dilakukan selama pandemi.

            Ustadzah Agustyani Ernawati, M.Pd., direktur Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta dalam sambutannya menyampaikan saat ini perlu dikuatkan kerjasama Mu’allimaat dan orangtua. Pihak Mu’allimaat menghimbau supaya orangtua tidak bosan mengingatkan siswi untuk mengikuti proses KBM daring madrasah maupun KBM asrama. Beliu juga mengingatkan agenda terdekat KBM daring berupa bimbingan belajar secara online untuk kelas 3 yang akan dimulai pada senin, 24 Agustus 2020.

            Ustadzah Erna juga menyinggung perihal menghadirkan kembali siswi Mu’allimaat ke madrasah.”Cepat atau lambat anak-anak akan kita hadirkan kembali di madrasah, tetapi kami harus menyiapkan sarana prasarana, prosedur selama perjalanan dan prosedur sesampainya di Mu’allimaat. Saat ini kami bersama MCCC lembaga tanggap Covid-19 yang didirikan PP Muhammadiyah masih mengkaji kondisi dan kemungkinan-kemungkinan. Kami tidak ingin nantinya malah menjadi cluster baru”, ujar beliau. Lebih lanjut lagi Ustadzah Erna menegaskan dalam pengambilan kebijakan prioritas utama adalah Kesehatan dan keselamatan seluruh siswi Mu’allimaat.

            Sosialisasi pelaksanaan KBM daring dilakukan oleh stadzah Elpin Eliana, M.Pd., wakil direktur I bagian akademik. Ustadzah Elpin menyampaikan evaluasi KBM yang telah berjalan, solusi yang dilakukan dan rencana pelaksanaan KBM ke depan. “KBM daring di Mu’allimaat pintu utamanya adalah Rumah Belajar Mu’allimaat (RBM) yang aksesnya tidak terbatas. Siswi dapat mengakses RBM 24 jam selama 7 hari. Hal ini merupakan solusi bagi siswi dalam kondisi perangkat yangdibutuhkan untuk mengakses pembelajaran daring digunakan bersama-sama dengan saudara yang lain di rumah. Sekaligus ini juga menjadi solusi bagi ananda yang kondisi jangkauan sinyal di rumahnya kurang baik”, ujar beliau.

            Acara dilanjutkan dengan tanya jawab. Beberapa orang tua yang diberikan kesempatan bertanya menyampaikan saran dan tanggapan terhadap kebijakan Mu’allimaat. Salah satu saran dari orang tua adalah supaya diadakan zoom meeting dengan anak. Menurut orang tua dari siswi kelas 3A tersebut, anak-anak masih lebih nyaman belajar didampingi langsung oleh guru daripada belajar sendiri membuka materi berupa dokumen dan video. Ustadzah Elpin menanggapi bahwa keinginan orang tua tersebut akan diwujudkan dalam bentuk bimbel online. Nantinya guru akan mengadakan pertemuan melalui google meet dengan anak. Hal ini meskipun baik dan didukung oleh pihak Madrasah namun akan merugikan anak yang kondisi rumahnya diluar jangkauan sinyal atau sinyalnya kurang baik. Untuk menjaga psikologis anak kemudian Mu’allimaat menerapkan media pembelajaran secara bervariasi.