Ustad Sumarwoko : Menulis Bagian dari Dakwah

Rabu, 02 September 2020
ustad-sumarwoko--menulis-bagian-dari-dakwah

           

            (31 Agustus 2020), Ustad Sumarwoko S.T., guru fisika Madarasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta menulis artikel yang menjadi bagian dari buku antologi yang berjudul: Kisah Inspiratif Guru Fisika. Buku tersebut merupakan kumpulan cerita guru-guru mata pelajaran Fisika yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fisika MA DIY. Saat ini buku tersebut sudah terbit dan memiliki ISBN (International Standar Book Number).

            Ustad Sumarwoko menuliskan dua artikel yang menceritakan tentang pengalaman beliau mengajar di Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta di dalam buku tersebut. Artikel yang berjudul “Barakallah Ocha”, menceritakan tentang keberhasilan Ustad Sumarwoko mengantarkan siswi kelas VI tahun pelajaran 2018/2019 yang bernama Rosyadaturrahmah Azniro yang akrab dipanggil Ocha meraih nilai 100 pada ujian nasional. Artikel dimulai dengan menceritakan ucapan selamat yang diterima Ustad Sumarwoko dari wakil direktur I Madrasah Mu’allimaat yaitu Ustadzah Elpin Eliana, M.Pd. Ustad Sumarwoko kemudian memaparkan kerja keras Ocha, dukungan orang tua dan strategi Madrasah Mu’allimaat dalam menghadapi ujian nasional.

            Artikel selanjutnya menceritakan perjalanan beliau mengajar di Mu’allimaat. “Latar belakang pendidikan saya bukan guru, tetapi mungkin jiwa seorang guru memang sudah ada di dalam diri saya karenanya saya merasa nyaman menjadi guru”, ujar beliau. Ustad Sumarwoko lulusan D3 Tekhnik Mesin UGM dan S1 Tekhnik Mesin IST Akprind. Beliau dibesarkan di lingkungan guru. “Ibu saya, Pak de, Bu de dan bulik saya adalah guru”, kata Ustad Sumarwoko. Dalam artikel tersebut beliau menceritakan perkenalan dengan Mu’allimaat terjadi saat sahabat beliau dan istri beliau yang dipanggil Mbak Nuk menginformasikan lowongan guru Fisika di Mu’allimaat. Mbak Nuk yang dimaksud adalah Ustadzah Pive Fauziyah Nurrochmah, S.Pd.Mat., guru Matematika di Mu’allimaat. Berbekal pengalaman mengajar les dan bimbingan belajar, ustad Sumarwoko membulatkan tekad untuk mengajukan lamaran pekerjaan di Mu’allimaat dan diterima menjadi guru Fisika pada tahun pelajaran 2002/2003. Usaha beliau untuk menjadi guru profesional berlanjut hingga bisa mengikuti PLPG.

            “Saya tidak ingin sekedar cerita, tapi pengennya cerita sambil berdakwah dan ada pesan moral yang dapat diambil dari tulisan saya”, ujar ustad Sumarwoko saat ditanya motivasi beliau menulis. Beliau menyisipkan pesan moral dan mengutip ayat Alquran dalam artikelnya. Beliau berharap saat orang-orang membaca artikel yang beliau tulis dapat mengambil pesan yang beliau sampaikan dalam tulisan tersebut.