Terus Bergerak di Masa Pandemi, Organtri Mu’allimaat Mengadakan Musyawarah Akbar Virtual

Senin, 28 September 2020
terus-bergerak-di-masa-pandemi-organtri-mu’allimaat-mengadakan-musyawarah-akbar-virtual

(Jumat, 25 September 2020) Seluruh anggota Organtri (Organisasi Santri) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Dewan Kerabat (DK), Palang Merah Remaja (PMR), Karya Ilmiah Remaja (KIR) , Tapak Suci (TS) dan Lembaga Pers Pelajar Mu'allimaat (LPPM) Madrasah Mu’allimaat diundang dalam pembukaan Musyawarah Akbar Organisasi Santri Madrasah Mu’allimaat yang dilakukan secara virtual. Seluruh ketua organtri memberikan sambutan singkat secara bergantian. Para ketua organisasi menyampaikan ucapan terima kasih kepada teman-temannya dan mengajak untuk terus menguatkan pilar organisasi secara bersama-sama.

            Acara ini merupakan agenda tahunan, namun tahun ini terdapat perbedaan dalam pelaksanaannya. Selain dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom dan live streaming di youtube, perbedaan lainnya terdapat pada pembukaannya. “Biasanya kita memang serentak mengadakan Musyawarah Akhir pada hari yang sama, tapi kali ini kita mengadakan Pembukaan Musyawarah Akhir secara bersama-sama”, ujar Azka Ruhama ketua IPM Madrasah Mu’allimaat. Meskipun demikian acara berlangsung khidmat dan berjalan lancar didampingi oleh Kepala Urusan Pengkaderan Madrasah Mu’allimaat, Ibu Sri Kurniati , S.Psi.

            Ibu Agustyani Ernawati, M.Pd., Direktur Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta memulai sambutannya dengan menceritakan sekertaris Nyai Dahlan yaitu Siti Hayyinah. Siti Hayyinah gemar membaca dan menulis. Dikemudian hari Siti Hayyinah menjadi ketua ‘Aisyiah selama 5 kali dan menjadi perwakilan ‘Aisyiyah dalam kongres perempuan pertama tanggal 25 Desember 1928 di Yogyakarta. Sosok Siti Hayyinah dapat menjadi teladan bagi Organtri yang menurut ibu Erna merupakan anak-anak terbaik dari yang terbaik yang dimiliki Madrasah Mu’allimaat. Seluruh organtri diharapkan  yang ke depan akan menjadi pemimpin putri Islam di daerahnya masing-masing. Ibu Erna berpesan persoalan pandemi tidak boleh menghentikan Organtri yang menjadi pilar utama.
            Pada acara tersebut Sekertaris Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul ‘Asyiyah (PPNA) ibu Aryati Dina Puspitasari, S.Si., M.Pd., yang merupakan alumni Mu’allimaat menyampaikan tausyiah. Menurut ibu Aryati kondisi pandemi menyebabkan banyak orang mengalami perubahan orientasi dan perubahan psikologis.  Beliau menyarankan ketua organtri dan pengurus harian mengecek anggota-anggotanya yang “hilang”, yaitu anggota yang tadinya aktif menjadi tidak aktif. Ketua kemudian menganalisis penyebab tidak aktifnya anggota dengan cara melakukan komunikasi sekaligus menyemangati anggota tersebut. Bu Aryati mengajak para anggota Organtri untuk berpikir positif, memahami emosi diri sendiri dan memahami emosi orang lain. Beliau menutup tausyiahnya dengan mengutip surah Ali Imran ayat 103 yang artinya, "Berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali Allah dan janganlah kamu bercerai berai".