Muallimaat Muh Yk. Kunjungi Pengolahan Limbah Terbaik Dunia

Kamis, 09 November 2017
muallimaat-muh-yk-kunjungi-pengolahan-limbah-terbaik-dunia

Kamis, 20 Juli 2017 jam 11.45 waktu Singapura, peserta sister school 2 Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta yang berjumlah 36 siswi, 7 guru dan 1 voulenter kunjungi Newater. Newater adalah tempat pengolahan limbah terbaik di dunia, didirikan oleh pemerintah Singapura guna memenuhi kebutuhan akan air bagi rakyatnya maupun wisatawan yg datang ke singapura.Singapura tidak memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang banyak, oleh karena itu mereka berupaya dan berinovasi dengan keunggulan teknologi dan sumber daya manusia mereka untuk menutupi kekurangan tersebut.

 

Di Newater peserta diberikan informasi yang sangat komplit, mulai dari 3 sumber air yang diperoleh oleh Singapura diantaranya adalah air hujan, air olahan dan import air dari negara tetangga Malaysia. Pemerintah Singapura mempunyai target tahun 2060 mereka akan mampu untuk menyediakan kebutuhan air untuk rakyatnya sendiri dan wisatawan yg datang. Lebih lanjut di jelaskan oleh Mrs. Michelle untuk tahapan pertama mereka akan menampung terlebih dahulu air limbahnyang ada dan setelah 3 minggu, air tersebut akan mulai dioleh mulai dari penyaringan yang kualitas saringannya lebih tipis dari rambut sampai 1000 kali, setelah itu dilakukan penyaringan lagi dengan kualitas saringan 4000 kali, setelah penyulingan tahap berikutnya pembersihan kuman dan bakteri, proses selanjutnya air dididihkan dengan sinar ultraviolet sampai menjadi uap, nah dari uap itulah akan dihasilkan air yang layak untuk dikonsumsi oleh manusia, peserta dengan seksama mendengarkan penjelasan tour guide tersebut, dan mereka menyadari bahwa dibalik kemegahan Singapura mereka mempunyai kekurangan SDA khususnya air, Rakyat singapura sangat efektif dan efisien dalam menggunakan air, para siswi diberikan pesan moral bahwa mereka harus bijak dan hemat dalam menggunakan air di kehidupan sehari-hari.

 

Direktur Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Agustyani Ernawati mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan global dalam dunia pendidikan yg terus berkembang dewasa ini serta meningkatkan pengetahuan akademik bagi siswi maupun guru dengan studi komparasi dalam berbagai bidang.