Kunjungan ke Sekolah Sahabat di Malaysia

Minggu, 06 Agustus 2017
kunjungan-ke-sekolah-sahabat-di-malaysia-

Sabtu, 22 Juli 2017 jam 5 pm waktu Malaysia, rombongan peserta Sister School II diterima dengan sangat hangat oleh keluarga besar Sekolah Menengah Sains Perempuan yang terletak di Kota Seremban yang berjarak ± 1 jam dari Kuala Lumpur. Peserta Sister Scholl II akan belajar bersama dengan siswi-siswi Sekolah Menengah Sains Perempuan Seremban dari tanggal 22 – 25 Juli 2017. Setelah pembagian kamar selesai, peserta sister school II dikumpulkan di Masjid untuk melaksanakan sesi Ice Breaking dengan Dewan Srikandi bersama HICOM Pengawas dari Sekolah Menengah Sains Perempuan Seremban.

 

Hari kedua, Ahad (22/7/2017) jam 08.00 am waktu Malaysia peserta Sister School II diajak untuk membuat kue tradisional khas Seremban, mulai dari pengenalan bahan baku kue yang bahan dasarnya menggunakan Labu serta aroma pandan dicampur dengan tepung dan bahan lainnya. Para peserta terlihat begitu antusias menjalani sesi masak kue tradisional dengan dibantu oleh beberapa siswi SMSP. Terlihat beberapa kelompok sudah selesai mengerjakan sampai tahap mengkukus kue sampai matang, setelah matang mereka bisa menikmati kue tradisonal hasil kreasi mereka.

 

Setelah itu masuk ke Sesi II jam 11.00 am Program Interaktif Bahasa Antarabangsa dalam sesi ini peserta Sister School II akan diajak ke kelas dan diajari Bahasa Korea, ketika mereka mulai memasuki kelas Bahasa Korea, sudah bersiap guru Korea dengan Baju Khasnya menyambut mereka dengan sangat hangat. Sesi II berjalan sangat interaktif karena guru korea tersebut mampu mengajak peserta Sister School II untuk semangat belajar bahasa korea sambil menyelami budaya korea itu sendiri. Mereka diajari menulis nama mereka sendiri dengan aksara Korea (Hangeul) dan membacanya satu persatu dihadapan teman2-teman baru mereka.

 

Pada jam 2.30 pm diadakan pertandingan Syarahan Bahasa Inggris, Arab dan Indonesia. Dalam sesi ini Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah menyiapkan 6 orang peserta masing-masing 2 orang siswi untuk 3 kategori bahasa. Alhamdulillah peserta Sister School II tampil memukau dihadapan ± 600 siswi dan juga para guru SMSP. Ini terlihat dari perolehan juara, Peserta Sister School II mampu menjadi yang terbaik dikategori masing-masing bahasa.

 

Selanjutnya pada jam 4.45 pm diadakan pertandingan bola basket, setelah pemanasan bersama dengan siswi-siswi SMSP, peserta Sister School II memulai pertandingan persahabatan. Tim SMSP menurunkan tim terbaik mereka, ini terlihat beberapa kali tim Sister School II terlihat kewalahan meladeni permainan mereka sampai akhirnya skor akhir mereka unggul 14 – 10.

 

Pada jam 8.00 pm dilaksanakan malam kebudayaan antara Malaysia dan Indonesia, SMSP Malaysia menampilkan tari-tarian khas mereka, tarian permainan idul fitri dan penampilan penyanyi solo. Madrasah Mu’allimaat Muhamadiyah Yogyakarta menampilkan acapela Nasyid, Tari Puspita, Tari Piring dan 1 lagu Thailand. Penampilan antar ke dua bangsa sangat menarik perhatian dari ± 700 penonton yang memadatai aula SMSP. Mereka sangat menikmati pertunjukan 2 budaya yang serumpun dengan menampilkan tarian dan nyanyian yang sangat menghibur. Setelah pertunjukan budaya selesai ditutup dengan pemberian kenang-kenangan dari kedua sekolah yang bersahabat itu.

 

Agenda Hari ke 3, Senin (24/7/2017) peserta Sister School II mengunjungi pabrik pembuatan Yakult di Seremban, pabrik ini yang mensuplai Yakult untuk seluruh Malaysia dan Singapura. Presentasi dari humas Yakult tentang proses pembuatan Yakult dari mulai penerimaan bakteri baik yang diimport langsung dari Jepang sampai kepada yakult siap konsumsi. Setelah dijelaskan proses pembuatannya, peserta diajak untuk melihat langsung pembuatan yakult untuk kawasan Malaysia dan Singapura ini. Setelah mengunjungi yakult, peserta kemudian diajak ke Auditorium Kesenian dan Kebudayaan Negeri Sembilan, di auditorium tersebut peserta disuguhi berbagai macam tarian dan nyanyian Negeri Sembilan, pada kesempatan itu pula grup tari puspita diminta tampil untuk menunjukan kemampuan mereka. Acara berlangsung menarik karena para penari dari Negeri Sembilan mengajak guru dan peserta sister School II untuk menari bersama. Setelah itu peserta diajak untuk mengunjungi Museum Negeri Sembilan, banyak pengetahuan dan pengamalaman yang didapat oleh peserta sister School II selama berada di Malaysia dan semoga menjadi pembelajaran yang berharga bagi siswi-siswi yang ikut program sister school II.