Muallimaat Muhammadiyah Umrahkan Guru dan Karyawan

Senin, 27 November 2017
muallimaat-muhammadiyah-umrahkan-guru-dan-karyawan


REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Prestasi Muallimaat semakin meningkat dan hal ini berkat kerja keras para guru dan karyawan. Sehubungan dengan hal itu, Muallimat mengumrahkan empat guru dan karyawan yang telah mencurahkan segenap jiwa dan pikirannya.

Direktur Madrasah Muallimaat Yogyakarta Agustyani Ernawati pada acara Puncak Millad Muallimaat Menjelang Satu Abad, di Halaman Madrasah Muallimmat Yogyakarta, Sabtu (18/11), tahun sebelumnya penghargaan umrah hanya diberikan kepada dua guru dan karyawan. "Namun untuk kali ini ada empat guru/karyawan yang diumrahkan dan dua umrah diantaranya berkat kerja sama Madrasah Mua'llimaat dan Bank Mu'amalat," jelas Agustyani.

Keempat guru dan karyawan yang mendapat umroh adalah Ala Subki, Ahmad Junaidi Maksum, Siti Nur Jamilatun, dan Sumiyati. "Alhamdulillah mungkin ini jatah saya dari Allah melalui Muallimaat dan anugerah Allah untuk saya. Alhamdulillah dipanggil Allah lagi," kata Subki pada Republika yang telah mengajar di Madrasah Muallimaat selama 28 tahun.

Menurutnya, selama 28 tahun yakni sejak sebelum menikah hingga kini memiliki dua putri , ia hanya istiqomah sebagai guru Al-Islam, Bahasa Arab dan mengaji, dan tidak kemana-mana. Sebelum mengajar, dia kuliah di Tarbiyah Universitas Cokroaminoto . Sebelumnya ia telah menunaikan umrah dengan isteri sebanyak dua kali yakni pada 2009 dan 2013.

Pada acara milad ini dilakukan stadium general oleh Wakil Bupati Gunungkidul Imawan Wahyudi. Semula direncanakan yang akan menjadi pembicara dalam stadium general Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, namun karena menantu keponakannya akhirnya didelegasikan kepada Ketua Komisi VIII Bidang Sosial Agama dan Pemberdayaan Perempuan HM Ali Taher.

Namun Jumat malam (17/11) Madrasah Muallimaat Muhammadiyah baru mendapat informasi bahwa Ali Taher mendadak harus ke luar negeri dan akhirnya pembicaranya Mantan Ketua DPW Partai PAN DIY Imawan Wahyudi.

Dalam milad Mu'allimaat ini selain diisi dengan stadium general dan pemberian penghargaan kepada bapak/ibu guru karyawan, juga penampilan paduan suara, permainan musik serta penampilan karya terbaik daur ulang. Hadir pada lesempatan ini para siswa, guru dan Direktur Streesmutprakan School Thailand yang berada di Yogyakarta 15-20 November dalam rangka program Sister School dengan Madrasah Mu'allimaat Yogyakarta.

Rep: Neni Ridarineni / Red: Yusuf Assidiq