Tumbuhkan Habits Berbahasa Asing Melalui International Class

  • 05 Sep 2021
  • 254
Tumbuhkan Habits Berbahasa Asing Melalui International Class

Kelas internasional merupakan kebutuhan yang harus dihadirkan untuk seluruh santriwati Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta dalam rangka mewujudkan santriwati yang berwawasan global. Sesuai dengan tagline Mu’allimaat “Mu’allimaat as the center of progressive women excellent for global area”. International classmerupakan agenda kelas IV (khusus asrama Siti Maryam) yang diagendakan oleh Bidang Bahasa Madrasah Mu’allimaat yang digaungi oleh Dwi Setyawan, M.Pd. Agenda ini dilaksanakan selama dua hari, yakni hari Jumat, 27 Agustus 2021 dan hari Selasa, 31 Agustus 2021 pada pukul 18.30 WIB secara daring.

Agenda pertama yang dilakukan lebih fokus pada sharing internasional bersama narasumber dari Thailand bernama Yasuli Bindulem. Tema yang diangkat adalah ‘Muslim and Islamic Education in Thailand’. Sedangkan agenda kedua, bertajuk international class bersama pemateri bernama Rana A.M. Albatta berasal dari Palestine, dengan tema ‘Culture and Education of Palestine & English Practices’.

Tujuan dari kelas tersebut antara lain untuk meningkatkan wawasan keinternasionalan santriwati, menambah dan meningkatkan kosa kata Bahasa Inggris, serta meningkatkan tiga kemampuan Bahasa Inggris yang terdiri dari listening, writing dan speaking. Semua hal diatas merupakan bekal yang sangat bermanfaat bagi santriwati untuk masa depan.

“Kelas internasional ini kami dedikasikan untuk santriwati agar bisa mempersiapkan kehidupan di masa mendatang untuk mencapai cita-cita dengan wawasan internasional. Bukan hanya menguasai tiga kemampuan bahasa saja, melainkan juga memahami budayanya”, ujar Kepala Urusan Bahasa Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta.

International class ini harapannya bisa memberikan terbukanya cakrawala santriwati agar mampu memandang lebih luas lagi tentang pentingnya mempelajari bahasa baru. Hal tersebut juga dituturkan oleh salah satu pemateri, yakni Miss Rana yang menyatakan bahwa semakin banyak mempelajari bahasa akan membuat seseorang menjadi lebih cerdas, sehingga akan lebih banyak menggali apapun yang ada di dunia ini.

Learning new language makes you smarter, makes you learn many things the world”, pungkasnya.

Agenda yang sama juga akan dilakukan di semester mendatang, yang membedakan terletak pada immersion yang diterapkan, yakni kelas immersion murni. Artinya santriwati tanpa disediakan translator ke dalam bahasa Indonesia. Sehingga benar-benar murni mendengarkan dari penutur asli dari luar negeri. (LTA)