Peringatan Milad Mu’allimaat ke-107, Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta menggelar ITF (International Teacher Forum). Forum ini menghadirkan puluhan pakar dan praktisi pendidikan dari berbagai negara, seperti negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Taiwan, dan Australia. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini berlangsung pada hari Kamis, 13 November 2025 dengan mengangkat tema "Education for a Borderless World".
Forum ini menjadi ajang unjuk gigi sekaligus strategi Mu’allimaat untuk mendorong ekosistem pendidikan bertaraf internasional, yang dinilai perlu melampaui standar nasional yang ada. Direktur Madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Unik Rasyidah, M.Pd., menegaskan, bahwa orientasi pendidikan zaman sekarang harus mampu menjawab tantangan global.
"Pendidikan itu harus menyelesaikan persoalan global. Maka, kita harus menyiapkan pola-pola pendidikan yang membuat murid-murid itu memiliki kualitas dan kapasitas global," katanya.
Sedikitnya 150 peserta offline yang terdiri dari guru dan kepala sekolah, serta lebih dari 100 peserta online dari belasan negara, turut ambil bagian dalam forum tersebut. Unik pun menyampaikan, forum ini bukan sekadar seminar biasa, mengingat statusnya sebagai program tahunan yang akan ditindaklanjuti dengan program-program konkret.
"Tidak berhenti sampai di sini, ada tindak lanjutnya. Biasanya kita akan ada teacher exchange, student exchange, kemudian workshop-workshop, dan saling tukar best practice terhadap pola-pola pendidikan yang ada di negara masing-masing," urainya.
Anggota Badan Pembina Harian Madrasah Mu’allimin dan Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta, Amika Wardana, menegaskan, standar nasional dalam pendidikan adalah patokan minimal. Oleh karena itu, Muallimat yang telah menjalankan program kelas internasional selama 3-4 tahun terakhir, berkomitmen mendorong peningkatan kualitas. Salah satunya, dengan mengadopsi kurikulum internasional seperti Cambridge IGCSE dan A Level, serta bermitra dengan British Council Partner School.
"Nah, kalau bisa lebih dari itu, kita dorong ke sana. Ya, kita dorong, kemudian kita combine. Harapan kami, sekolah-sekolah dasar Muhammadiyah juga mulai menyiapkan itu," terangnya.
Acara ini turut dihadiri pendidik dari sekolah mitra Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, yakni sekolah dasar di daerah DIY dan Jawa Tengah yang mengikuti forum secara langsung maupun daring. (LTA)
Arabic Camp 2026: Peningkatan Kompetensi Bahasa Arab Siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Dengan Pembelajaran Di Tanah Para Ulama
2026-02-24 12:01:06
Membanggakan! 12 Siswi Dan 1 Guru Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta Raih Prestasi Pada Olympicad 2026 Di Makassar
2026-02-23 14:43:25
Mubaligh Hijrah 1447 H: 400 Siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Diberangkatkan Ke Berbagai Tingkat, Dari Lokal Hingga Internasional
2026-02-23 12:25:56
Tasyaruf Dana Stimulan 2026 Sebagai Dukungan Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Terhadap Kegiatan Masyarakat
2026-02-20 10:07:31
International Day Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Wadah Untuk Memperkenalkan Keberagaman Dunia
2026-02-19 09:16:33
Pelantikan Direksi Madrasah Mu’allimaat Masa Jabatan 2026-2029 Oleh Pp Muhammadiyah
2026-01-22 17:12:11
Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Adakan Simulasi Model United Nation (mun) I Tahun 2026
2026-01-19 14:32:09
Profesor Muda Muhammadiyah Berikan Motivasi Peserta Didik Pada Apel Kedatangan Semester Ii Tahun Ajaran 2025/2026
2026-01-07 11:36:59
Kuatkan Ideologi Muhammadiyah Guru Dan Karyawan, Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Adakan Baitul Arqam
2026-01-07 09:57:52
Madrasah Mu’allimaat Adakan Silaturahmi Alumni Lintas Angkatan Dan Lelang Wakaf Tanah Kampus Mu’allimaat
2026-01-07 09:00:36
Madrasah Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta
Kontak Lengkap :
Menu Navigasi :