Kamis, 14 Januari 2021. Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta tepatnya Bidang Kajian Dakwah Islam mengadakan agenda yang ditujukan kepada seluruh santriwati, yakni “Bengkel Tajwid”. Acara rutin yang berlangsung pada hari Kamis malam selama dua kali dalam sebulan ini bertujuan untuk wadah belajar dalam memperbaiki bacaan tajwid ketika membaca Al-Qur’an.
Bengkel Tajwid ini merupakan salah satu inovasi yang dilakukan oleh Bidang Kajian Dakwah Islam untuk menambah wawasan dalam ilmu tajwid. Dengan menggandeng Kak Hilda sebagai narasumber yang merupakan alumni Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, peserta yang bergabung pada pertemuan pertama pun sebanyak 217 santriwati.
“Tidak ada kewajiban untuk mengikuti kegiatan ini, melainkan hanya untuk memberikan alternatif kegiatan santriwati di malam hari sebelum menyambut hari libur esoknya. Dan pemilihan surah yang ditentukan tidak ada keharusan, bisa saja berubah setiap pertemuannya. Yang terpenting kegiatan Bengkel Tajwid ini harus tetap berlangsung, seberapapun pesertanya”, jelas Ibu Unik Rasyidah, M.Pd. selaku Wakil Direktur III dan sebagai penanggung jawab kegiatan Bengkel Tajwid.
Ditambah lagi di masa pandemi sekarang ini, sangat perlu menambah ruang-ruang belajar yang bermanfaat. Bukan lagi hanya berselancar di media sosial ataupun bermalas-malasan. Saatnya santriwati Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta mengisi kegiatan luang dengan amalan yang berharga, yakni belajar memperdalam ilmu tajwid.
Acara ini berjalan dengan lancar dan santai, santai tetapi serius. Di mulai dari Kak Hilda memberikan pengantar dan memaparkan materi tentang ilmu tajwid. Jalannya kegiatan Bengkel Tajwid antara lain diawali dengan penjelasan oleh narasumber, membaca ayat bersama-sama, menunjukkan tajwid apa yang ada dalam ayat tersebut, menirukan dan berkahir pada sesi tanya jawab.
Berbagai pertanyaan di sampaikan kepada pemateri tentang kendala-kendala ketika membaca Al-Qur’an. “Intinya sebagai dasar adalah belajar makhorijul huruf. Jangan sampai membaca Al-Qur’an karena terburu-buru ingin segera selesai. Apabila membaca Al-Qur’an secara tergesa-gesa, yang ada hanyalah tajwid tidak diterapkan sama sekali. Dan pada akhirnya hanya akan mendapatkan kesia-siaan”, jawab Kak Hilda menutup sesi tanya jawab. (LTA)
Apel Pembukaan Dan Fortasi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Langkah Awal Menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027
2026-07-16 09:50:30
Uji Publik Kurikulum Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Tahun Ajaran 2026/2027
2026-07-14 16:30:37
Rapat Kerja Guru Ekstrakulikuler Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Tahun 2026
2026-07-14 10:19:07
Pertemuan Wali Murid Kelas I Tahun Ajaran 2026/2027, Langkah Awal Membangun Sinergi Orang Tua Dan Madrasah
2026-07-13 14:29:14
Empat Kelompok Kir Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Lolos Tahap Seleksi Opsi (olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) 2026
2026-07-13 12:44:24
Raih Berbagai Kejuaraan Pada Lpb V Tingkat Nasional Tahun 2026, Siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Harumnkan Nama Madrasah
2026-07-06 06:38:16
Capacity Building Guru Dan Karyawan Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Tahun 2026
2026-07-02 13:47:17
Rapat Kerja Guru Dan Karyawan Tahun 2026 Sebagai Langkah Awal Menuju Mu’allimaat Outstanding School
2026-07-02 13:46:46
Rapat Kerja Pamong Dan Musyrifah Tahun 2026, Memperkuat Strategi Pembinaan Siswi Di Asrama
2026-06-27 13:48:04
Mu’allimaat Festival 6: Wadah Penyaluran Kreativitas Dan Bakat Siswi-siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta
2026-06-19 08:24:28
Madrasah Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta
Kontak Lengkap :
Menu Navigasi :