Kelas internasional merupakan kebutuhan yang harus dihadirkan untuk seluruh santriwati Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta dalam rangka mewujudkan santriwati yang berwawasan global. Sesuai dengan tagline Mu’allimaat “Mu’allimaat as the center of progressive women excellent for global area”. International class merupakan agenda kelas IV (khusus asrama Siti Maryam) yang diagendakan oleh Bidang Bahasa Madrasah Mu’allimaat yang digaungi oleh Dwi Setyawan, M.Pd. Agenda ini dilaksanakan selama dua hari, yakni hari Jumat, 27 Agustus 2021 dan hari Selasa, 31 Agustus 2021 pada pukul 18.30 WIB secara daring.
Agenda pertama yang dilakukan lebih fokus pada sharing internasional bersama narasumber dari Thailand bernama Yasuli Bindulem. Tema yang diangkat adalah ‘Muslim and Islamic Education in Thailand’. Sedangkan agenda kedua, bertajuk international class bersama pemateri bernama Rana A.M. Albatta berasal dari Palestine, dengan tema ‘Culture and Education of Palestine & English Practices’.
Tujuan dari kelas tersebut antara lain untuk meningkatkan wawasan keinternasionalan santriwati, menambah dan meningkatkan kosa kata Bahasa Inggris, serta meningkatkan tiga kemampuan Bahasa Inggris yang terdiri dari listening, writing dan speaking. Semua hal diatas merupakan bekal yang sangat bermanfaat bagi santriwati untuk masa depan.
“Kelas internasional ini kami dedikasikan untuk santriwati agar bisa mempersiapkan kehidupan di masa mendatang untuk mencapai cita-cita dengan wawasan internasional. Bukan hanya menguasai tiga kemampuan bahasa saja, melainkan juga memahami budayanya”, ujar Kepala Urusan Bahasa Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta.
International class ini harapannya bisa memberikan terbukanya cakrawala santriwati agar mampu memandang lebih luas lagi tentang pentingnya mempelajari bahasa baru. Hal tersebut juga dituturkan oleh salah satu pemateri, yakni Miss Rana yang menyatakan bahwa semakin banyak mempelajari bahasa akan membuat seseorang menjadi lebih cerdas, sehingga akan lebih banyak menggali apapun yang ada di dunia ini.
“Learning new language makes you smarter, makes you learn many things the world”, pungkasnya.
Agenda yang sama juga akan dilakukan di semester mendatang, yang membedakan terletak pada immersion yang diterapkan, yakni kelas immersion murni. Artinya santriwati tanpa disediakan translator ke dalam bahasa Indonesia. Sehingga benar-benar murni mendengarkan dari penutur asli dari luar negeri. (LTA)
Syawalan 1447 H: Silaturahmi Keluarga Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Dengan Warga Masyarakat Sekitar Madrasah
2026-04-13 12:40:33
Menuju Global! Lima Siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Tahun 2026 Telah Diterima Di Perguruan Tinggi Luar Negeri
2026-04-11 18:09:01
International Partnership Program Indonesia-thailand Tahun 2026
2026-04-11 07:51:12
Syawalan Keluarga Besar Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta 1447 H
2026-04-06 08:35:33
Arabic Camp 2026: Peningkatan Kompetensi Bahasa Arab Siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Dengan Pembelajaran Di Tanah Para Ulama
2026-02-24 12:01:06
Membanggakan! 12 Siswi Dan 1 Guru Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta Raih Prestasi Pada Olympicad 2026 Di Makassar
2026-02-23 14:43:25
Mubaligh Hijrah 1447 H: 400 Siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Diberangkatkan Ke Berbagai Tingkat, Dari Lokal Hingga Internasional
2026-02-23 12:25:56
Tasyaruf Dana Stimulan 2026 Sebagai Dukungan Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Terhadap Kegiatan Masyarakat
2026-02-20 10:07:31
International Day Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Wadah Untuk Memperkenalkan Keberagaman Dunia
2026-02-19 09:16:33
Pelantikan Direksi Madrasah Mu’allimaat Masa Jabatan 2026-2029 Oleh Pp Muhammadiyah
2026-01-22 17:12:11
Madrasah Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta
Kontak Lengkap :
Menu Navigasi :