PR IPM Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, tepatnya Bidang KDI (Kajian dan Dakwah Islam) menggelar pelatihan virtual, yakni PDPM (Pelatihan Da’i Pelajar Muhammadiyah). PDPM berlangsung dalam dua hari, yaitu tanggal 18-19 Februari 2021 dengan mengusung tema "Penguatan Jiwa Dakwah dalam Membumikan Karakter Da’i Muda". Peserta dari pelatihan da’i ini adalah santriwati kelas IV (kelas I Tingkat Aliyah) Madrasah Mu’allimaat.
Tujuan dari PDPM ini adalah untuk membentuk jiwa-jiwa kader Mu’allimaat sebagai kader pendakwah sesuai dengan salah satu visinya, yakni membentuk kader ulama. Perbedaan agenda ini dengan pelatihan dakwah yang lain terletak pada keterampilan dasar berdakwah dan kapasitas menjadi seorang da’i. Hal tersebut tergambar dalam pemilihan materi yang ditentukan. Materi dan narasumber tersebut antara lain: Zuvita Nandiastika dengan materi ‘Art of Dakwah’, Lu’lu Wijdatun Ni’mah dengan materi ‘Diskusi Pelajar’, Racha Julian dengan materi ‘Advokasi Pelajar’, dan Mush’ab Muqoddas dengan materi 'Proxy War’.
Tema dari pelatihan ini diambil karena perkembangan zaman yang tidak menentu dalam melakukan perubahan. Kaum muda mempunyai posisi sangat strategis untuk menyebarkan kebaikan, ditambah dengan kreasi dan inovasi yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Sekarang ini, zaman semakin mengalami banyak perubahan, banyak aspek dalam kehidupan yang harus mengikuti alur perkembangannya, salah satunya aspek berdakwah. Secara budaya, aktifitas dakwah sendiri biasa melalui ceramah dan lebih banyak dilakukan oleh kalangan tua. Pada zaman sekarang ini dengan teknologi yang berkembang pesat maka metode dalam berdakwah harus semakin bervariasi dan kreatif.
Hal tersebut selaras dengan pernyataan Ketua Umum PR IPM Madrasah Mu’allimaat, Ipmawati Fatma Latifah. “Pandangan tentang dakwah itu adalah milik generasi tua harus dihapuskan. Karena pada kenyataannya kaum muda juga bisa mengambil peran dalam hal ini. Dibuktikan dengan generasi muda yang sudah banyak berlomba-lomba dalam membuat konten dalam berdakwah. Ditambah lagi kita berada di sekolah kader dan salah satunya untuk menciptakan kader ulama”, ujarnya ketika menyampaikan sambutan pada acara pembukaan.
Ibu Unik Rasyidah, M.Pd. selaku Wakil Direktur III mengamini pernyataan Ipmawati Fatma Latifah. “Madrasah Mu’allimaat adalah sekolah yang bertujuan untuk mencetak kader ulama, pemimpin dan pendidik. Sehingga perkaderan PDPM merupakan agenda perkaderan wajib yang harus diikuti oleh siswi kelas IV sebagai upaya madrasah dalam meningkatkan kompetensi siswi Mu’allimaat dalam hal dakwah”, tutur beliau menyampaikan sambutan.
Metode dakwah pada saat ini harus mengimbangi perkembangan era digital. Pada saat ini masyarakat sangat mudah berselancar di internet, bukan hanya kalangan muda saja yang menggandrunginya, melainkan golongan tua juga mulai andil beradaptasi dengan internet. Oleh karena itu, perkembangan metode dakwah akan sangat bervariatif. Saat ini muncul berbagai aplikasi yang sedang diminati mulai dari anak-anak sampai orang tua. Keberadaan aplikasi tersebut dapat dijadikan salah satu referensi alat untuk berdakwah. Misalnya saja para influencer muda, mereka memanfaatkan kepopulerannya untuk menyampaikan hal-hal yang positif yang juga merupakan bagian dari dakwah.
“Tidak semua Pimpinan Ranting IPM di sekolah-sekolah akan mengadakan pelatihan da’i seperti ini. Harapannya teman-teman peserta bisa serius dan memaksimalkan agenda pelatihan yang diadakan oleh IPM. Harapan terbesar tentunya pelatihan da’i ini dapat dirasakan oleh seluruh peserta karena merupakan perkaderan wajib yang harus ditempuh sebagai salah satu syarat kelulusan dari madrasah. Selain itu juga mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari”, sergah Ipmawati Fatma Latifah.
Follow up dari PDPM ini adalah memberikan pilihan kepada peserta berupa aktivitas dakwah virtual, baik dalam bentuk video ataupun webinar pelatihan da’i sejenisnya. (LTA)
Syawalan 1447 H: Silaturahmi Keluarga Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Dengan Warga Masyarakat Sekitar Madrasah
2026-04-13 12:40:33
Menuju Global! Lima Siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Tahun 2026 Telah Diterima Di Perguruan Tinggi Luar Negeri
2026-04-11 18:09:01
International Partnership Program Indonesia-thailand Tahun 2026
2026-04-11 07:51:12
Syawalan Keluarga Besar Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta 1447 H
2026-04-06 08:35:33
Arabic Camp 2026: Peningkatan Kompetensi Bahasa Arab Siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Dengan Pembelajaran Di Tanah Para Ulama
2026-02-24 12:01:06
Membanggakan! 12 Siswi Dan 1 Guru Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta Raih Prestasi Pada Olympicad 2026 Di Makassar
2026-02-23 14:43:25
Mubaligh Hijrah 1447 H: 400 Siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Diberangkatkan Ke Berbagai Tingkat, Dari Lokal Hingga Internasional
2026-02-23 12:25:56
Tasyaruf Dana Stimulan 2026 Sebagai Dukungan Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Terhadap Kegiatan Masyarakat
2026-02-20 10:07:31
International Day Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Wadah Untuk Memperkenalkan Keberagaman Dunia
2026-02-19 09:16:33
Pelantikan Direksi Madrasah Mu’allimaat Masa Jabatan 2026-2029 Oleh Pp Muhammadiyah
2026-01-22 17:12:11
Madrasah Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta
Kontak Lengkap :
Menu Navigasi :